Angkat Potensi Ekonomi Kerakyatan, Laskar To Boengkoe Dorong Ranggina Jadi Primadona Ole-Ole dan Desa Lanona Sebagai Sentra Wisata Belanja

29 Desember 2025 | Admin | 31 kali dibaca

Ranggina, camilan sederhana berbalut kearifan lokal, kini siap naik kelas. Laskar To Boengkoe menyerukan gerakan masif untuk menjadikan penganan khas ini sebagai primadona buah tangan dari Morowali.

Bungku Tengah – Organisasi masyarakat Laskar To Boengkoe kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan kearifan lokal. Kali ini, fokus mereka tertuju pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner, khususnya para pengrajin Ranggina.

Laskar To Boengkoe secara resmi menyatakan dukungannya agar Ranggina, camilan tradisional berbahan dasar beras ketan dengan balutan gula merah yang legit, ditetapkan sebagai salah satu ikon oleh-oleh khas Kabupaten Morowali. Dukungan ini dinilai penting mengingat potensi rasa dan ketahanan produk yang sangat cocok dijadikan buah tangan bagi wisatawan maupun pekerja luar daerah yang berkunjung ke Morowali.

Tak hanya sekadar mempromosikan produk, Laskar To Boengkoe juga menggagas wacana strategis untuk menjadikan Desa Lanona sebagai "Kampung Ole-Ole Morowali".

"Melihat peta potensi wilayah, Desa Lanona memiliki posisi dan sumber daya manusia yang sangat mendukung. Banyak pengrajin Ranggina dan olahan lainnya di sana yang masih berskala rumahan. Jika ini disatukan dalam satu kawasan terpadu atau Kampung Ole-Ole, dampak ekonominya bagi warga akan sangat luar biasa," ujar Iswanto ketua divisi Ekonomi Kreatif Laskar To Boengkoe dalam keterangannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Ranggina produksi warga Lanona memiliki ciri khas bentuk kotak yang rapi dengan tekstur renyah yang konsisten. Namun, tantangan utama saat ini adalah pemasaran dan pengemasan (packaging) yang perlu sentuhan modern agar lebih bernilai jual tinggi.

Melalui gerakan ini, Laskar To Boengkoe berharap Pemerintah Daerah dan dinas terkait dapat bersinergi memberikan pelatihan, bantuan modal, serta menetapkan regulasi tata ruang yang mendukung Desa Lanona bertransformasi menjadi pusat belanja oleh-oleh yang representatif di Morowali.